ANAK INDONESIA (ABOUT FACT AND WISH)
Apa yang ada pertama kali di pikiran kalian ketika terlintas gambar di atas??
Jawab: ..................................
Fact in Indonesia:
- MENURUT catatan Komnas PA, pada tahun 2007 sekitar 155.965 anak Indonesia hidup di jalanan. Sementara pekerja di bawah umur sekitar 2,1 juta jiwa.
- Menurut data resmi yang dihimpun dari 33 Kantor Komnas Perlindungan Anak (PA) di 33 provinsi, jumlah anak putus sekolah pada tahun 2007 sudah mencapai 11,7 juta jiwa dimana mengalami kenaikan sebesar 20% dari tahun sebelumnya. lalu bagaimana di tahun 2012 yang akan datang???berapa puluh juta anak Indonesia yang akan putus sekolah???
SETELAH membaca fakta di atas, Kita pasti merasa sangat beruntung dan tentu mendapat alasan baru untuk mensyukuri apa yang ada pada diri kita saat ini.
Tentu, kita semua sangat beruntung karena setidak-tidaknya telah menyelesaikan pendidikan SMA, bahkan sebagian besar di antara kita sudah bergelar sarjana. Bandingkanlah dengan nasib apes anak-anak di sekeliling kita (seperti pada gambar); yang terpaksa putus sekolah karena orangtua tak mampu lagi membiayai; lalu menjalani hari-hari yang hampa denagn menaruh besar pada pengemudi kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah kota dan menatap masa depan dengan rasa gamang.
bayangkan saja gairah bersekolah12 juta anak Indonesia harus pupus begitu saja cuma dikarenakan orang tua mereka tidak ada biaya untuk memfasilitasi sekolah mereka.
sugesti yang kurang tepat sudah tertanam kuat pada diri mereka. rasa kurang percaya diri, merasa diri mereka rendah dan tak mampu berbuat apa-apa karena tak memiliki kekayaan untuk melanjutkan sekolah, justru menjadi faktor besar yang membunuh secara seketika peluang-peluang besar yang ada. mungkin salah satu dari mereka adalah tetangga kita sendiri.
sebenarnya kalau mereka masih mau berusaha tanpa mendengarkan perkataan orang lain, gigih mencari beasiswa pasti ada jalan untuk mereka. namun, sugesti salah yang melekat kuat pada diri mereka telah mewarnai lebih dari setengah pikiran mereka.
mungkin kita merasa beruntung dengan apa yang kita peroleh saat ini .
namun, sebagai anak bangsa serta sebagai kader aparatur pemerintah negara Indonesia, pasti dalam benak kita dihinggapi rasa bersalah; prihatin dan cemas. Bagaimana dengan keadaan anak Indonesia 2 tahun kedepan saat kita benar-benar memiliki tanggung jawab penuh atas bangsa dan negara ini. lalu apa yang bisa kita perbuat untuk mengatasi masalah tersebut??
setiap orang apsti mempunyai mimpi,dan
"mimpilah dalam hidup , bukan hidup dalam mimpi"
Taman membaca merupakan salah satu alternatif untuk menumbuhkan budaya membaca anak Indonesia .
dengan membaca , maka terbukalah semua jendela dunia.
memiliki taman membaca dengan koleksi buku bacaan dilengapi dengan satu papan tulis yang berada di depan ruangan, setiap sore rame dengan suara anak yang belajar membaca, serta rame suara anak bertanya pertanda rasa ingin tahu . bisa menemani mereka belajar dengan menyalurkan ilmu yang aku miliki menjadi mimpi besar dalam hidupku.
semua karena
"aku berasal dari dunia pendidikan, maka aku akan kembali ke duniaku"
post ur coment please! and i need UR contributions about this problem . thanks,,,
" semua berawal dari hal kecil di sekitar kita"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar