Kamis, 12 Mei 2011

TENTANG SEBUAH MIMPI,,,,,,,

Seketika aku tersentak dan terbangun karena sebuah mimpi,,
Mimpi di siang hari yang sontak membuatku gemetaran,,
Aku menemukan seorang bayi (yang tak lain adalah putri dari rekan kerajaku) mungil nan cantik.
Karena latar belakangnya itulah yang membuat gerak hatiku dan ibu untuk mengantarnya ke ayahnya kembali.
Tak tahu kenapa di dalam mimpiku serasa susah sekali aaku menemukan ayah si mungil ini. Entah dimana keberadaannya dan kemana perginya.
Aku berjalan menggendong si mungil dengan ditemani ibu berjalan menyusuri setiap sudut ruang untuk mempertemukan si mungil dengan ayahnya.
Aku dan ibu berjalan mengikuti setiap arah yang dikasih tahu orang atas jawan dari pertanyaan kami, tanpa terlupakan dengan penuh hati2 menggendong si mungil.
Opz,,,, serasa udah mau putus asa. Dari tempat yang sepi sampai ke tempat yang ramai (ada sebuah pertunjukan) tak juga ku temukan ayah si mungil ini  yang tak lain adalah rekan kerjaku sendiri.
Dalam perjalananku serasa aku sangat menyayangi si mungil dan terasa sangat dekat..
“ibu, harus kmana lagi kita? Tega sekali ne ayah.. ibu???”
Disini aku tahu, ibu yang slalu mendukung setiap apa yang aku kerjakan. Ibu hanya tersenyum dan menjawab” ayo nak, terus berjalan dan jangan mengeluh, kita harus mempertemukan si mungil dengan ayahnya”,,
Yupz,, dari perjalanan ini serasa memiliki keluarga baru, yang biasa aku jadi si bungsu , sekarang ada yang lebih bungsu.
Karna terlalu lama berjalan, dan terasa keringnya tenggorokan kami berhenti di sebuah warung.
Kami membeli minum,,
Terlihat  jelas ada seorang laki-laki seumur denganku dan tak salah dia adalah rekan kerjaku juga (bukan ayah si mungil), tapi kali ini aku melihatnya dengan penampilan yang berbeda, dia menjadi gila , berjalan terus dengan pandangan kosong dan sambil memanggil-manggil namaku.
Dia memanggil aku seperti ada yang mau disampaikan
“fikli,,,,, aku tlah salah menggunakan anggaran,, fikli,, maaf... fikli,,,,,” semakin kencang dia memanggilku..
Entah kenapa saat itu aku merasa lemah dan ketakutan sangat tak seperti biasa. Hingga pada puncak ketakutanku aku bersembunyi di balik bahu ibu.
Gemetar semua badanku dan terbangunlah aku dari mimpiku..
/” mimpi yang ga jelas, tapi ada pesan yang dapat diambil”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar