Rabu, 15 Februari 2012

CINTA dan DIA



CINTA dan DIA?
Lalu apa makna dari “CINTA”?
Dan apapula
Arti sebuah kata “DIA”?
Aku yang mungkin pernah mengenal dan merasakan makna sebuah “CINTA” dan pernah merindukan “DIA”
DIA yang telah membawaku dan menuntunku untuk bisa mengenal CINTA
Tapi, sesungguhnya saat inilah aku tak mengerti kenapa DIA menghilang begitu saja, serasa tak pernah aku mengenal DIA sebelumnya.
Entah apa sebab dari semuanya, aku juga tak mengetahuinya. Mungkin memang takdir yang menulis cerita kami seperti ini.
Tak aku pungkiri aku merindukan DIA. DIA. DIA dan DIA.
DIA yang mengajari aku untuk tahu apa itu CINTA, DIA yang telah bisa menuntun aku untuk tahu bagaimana rasa kehilangan sesuatu yang saat itulah aku masih sangat membutuhkannya.
Mungkin karna kisah yang tak pernah tahu jalan keluarnya dan lebih memilih untuk mengutamakan yang lainnya. Tak ada memang abu-abu. Semua ada pada pilihan “iya” atau “tidak”.
Tak apa DIA tak ada lagi saat ini. Masih ada satu teman baikku selain DIA. Dzikir yang selalu DIA ingatkan.
 Aku tak tahu apa lagi yang bisa aku perbuat. Tak ada sapa, tak ada tanya. dan  aku hanya punya sebuah keyakinan akan janji kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar